Menghitung Volume Pekerjaan Plafon

[RAB] Plafon atau langit-langit merupakan lapisan penutup rangka dan dikerjakan setelah pekerjaan plesteran dinding. Pekerjaan plafon meliputi  pekerjaan rangka plafon dan detail lis profil pada plafon.


a. Rangka plafon

Kegunaan rangka plafon adalah sebagai dudukan jenis plafon yang akan dipasang. Bahan yang digunakan adalah kayu dengan usuran 4/6 cm atau kayu 5/7 cm dan pemasangan menggunakan skrup atau paku, sehingga sesuai dengan desain yang direncanakan. Pola rangka juga harus mengikuti pola plafon yang akan dipasangkan.

Volume rangka plafon sama dengan luas ruangan yang akan dipasang plafon dan dihitungdengan satuan m².
V = ΣR
Keterangan:
V = Volume rangka plafon
ΣR = Jumlah ruangan yang akan dipasang plafon

b. Plafon triplek (plywood)

Pekerjaan plafon berguna senbagai elemn yang penting dalam suatu bangunan rumah terutama bagian interior. Peran plafon sangat luas dinataranya dapat membuat ruangan terkesan luas, membuat suatu ruangan terlihat bersih dan rapi, dapat berperan sebagai penahan panas dan kotoran yang bersal dari rangka atap.

Plafon terbuat dari berbagai jenis bahan diantaranya adalah sebagai berikut: triplek (plywood), eternit, GRC, papan gypsum, papan kayu (lambrisering)

Volume plafon dihitung dengan satuan m².
V = ΣR
Keterangan:
V  = volume rangka plafon
ΣR = jumlah ruangan yang akan dipasang plafon

c. Lis plafon

Lis plafon merupakan pekerjaan setelah pekerjaan plafon selesai, yang berfungsi memberikan tampilan terlihat lebih rapi, bersih dan menjadikan ruangan lebih estetis.

Beberapa macam bahan lis plafon seperti:
  • Kayu profil dengan berbagai ukuran
  • Kayu dengan ukuran 1 x 4 cm
  • Gypsum profil

Volume lis plafon kayu dihitung dengan cara menjumlahkan panjang ruangan yang akan dipasang lis plafon, satuan yang dipakai adalah m'.
V = ΣPr
Keterangan:
V = volume lis plafon
ΣPr = jumlah panjang ruangan


Baca cara menghitung volume:

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menghitung Volume Pekerjaan Plafon"

Post a Comment